Laman

Selasa, 23 Agustus 2011

Tips Mudik dengan Sepeda Motor

Prosesi mudik pun beragam cara, ada yang mudik melalui udara denganpesawat terbang khususnya yang jarak jauh, ada juga yang melalui jalur laut, dan paling banyak melalui jalur darat bisa menggunakan bis, kereta api, atau bahkan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor.Pemudik pun semakin banyak yang memilih untuk menggunakan sepeda motor pribadi ketika merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman dengan asumsi lebih efisien dan menghindari kemacetan selama perjalanan mudik.
Selain itu, aspek keamanan sangat perlu diperhatikan oleh pengendara sepeda motor ketika mudik sehingga sampai ditujuan dengan selamat, lancar dan sesuai rencana. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diperhatikan:

Persiapan sebelum memulai perjalanan:

1. Pastikan Surat surat kendaraan (STNK) dan surat izin mengemudi (SIM) masa berlakunya masih lama. Jika masa berlakunya telah habis tentu akan membuat konsentrasi pengendara terpecah.
2. Pemeriksaan kondisi kendaraan, termasuk:
- Cek kondisi mesin dan oli. Apakah sudah siap jalan atau belum.
- Periksa kelayakan rem depan dan belakang.
- Periksa kelayakan lampu utama, lampu petunjuk, dan lampu isyarat.
- Periksa kelayakan roda belakang dan depan. Bila kondisi ban sudah tipis sebaiknya segera di ganti.
- Siapkan jas hujan. Usahakan jas hujan yang model celana dan baju, bukan jas hujan model ponco. Sebab tipe ini rawan tersangkut kendaraan samping dan dapat menganggu konsentrasi pengendara. Selain itu, jika berboncengan, sebaiknya sediakan jas hujan extra.
3. Jika pemula atau pertama kali mudik apalagi dengan sepeda motor, alangkah baiknya untuk banyak bertanya kepada teman-teman mengenai keadaan dan suasana rute yang akan dilalui nanti.
- Tanyakan kapan harus istirahat dan di mana istirahat yang baik.
- Tanyakan situasi perjalanan di mana saja yang harus diperhatikan dan diwaspadai.
4. Sediakan peta petunjuk atau peta mudik lebaran. Persiapkan informasi rute atau jalur yang akan dilewati untuk perjalanan mudik.

Selama di perjalanan:

1. Sebelum perjalanan mulailah dengan berdoa agar siap dalam menghadapi perjalanan panjang.
2. Jangan lupa pakai baju dan jaket yang nyaman. Jangan mengenakan jaket yang sempit atau terlalu longgar.
2. Pastikan badan anda dalam kondisi sehat.
3. Taati peraturan lalu lintas
4. Menyalakan lampu kendaraan pada siang dan malam hari.
5. Jangan membawa barang berlebihan, dan meletakkan barang dekat dengan stang stir, karena akan mempengaruhi manuver kendaraan dan keseimbangan.
6. Jangan paksa kemampuan motor Anda di atas kemampuan rekomendasi perusahaan.
7. Jangan mudah terbawa emosi terhadap pengendara lain, sehingga mengendarai motor dengan balapan.
8. Bila mengendarai saat puasa, atur ritme perjalanan. Jika kondisi panas dan lelah jangan ragu-ragu untuk beristirahat.
9. Isi bensin kembali di SPBU terdekat saat penunjuk bensin berada di posisi seperempat mendekati habis, karena kita tidak tahu seberapa jauh lagi pom bensin di depan.
10. Buat perjalanan mudik Anda sebagai perjalanan rekreasi yang menyenangkan, sehingga badan dan pikiran akan selalu rileks.

Ketika beristirahat:

1. Jangan paksa diri terus berkendara karena ingin cepat sampai ditujuan.
2. Istirahatlah di tempat yang teduh dan aman. Gunakan waktu istirahat semaksimal mungkin sehingga kemampuan tubuh kembali fit.
3. Jangan istirahat terlalu lama karena akan merusak ritme berkendara. Bila terlalu lama membuat mata jadi mudah terpenjam
4. Bila perlu, istirahatlah beberapa kali sehingga kemampuan badan tetap oke.
Itulah beberapa tips mudik dengan sepeda motor. Semoga bermanfaat dan selamat mudik.
Sumbervivanews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar